Situs candi Liyangan : jejak peradaban kuno di lereng gunung Sindoro
Penulis: Alfita Dewi, salah satu mahasiswa prodi PGSD universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Situs candi Liyangan merupakan salah satu situs arkeologi yang terletak Dusun Liyangan, Area Sawah, Purbosari, Kec. Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.Situs ini berada pada lereng gunung Sindoro yang membuktikannya bahwa kawasan tersebut dulunya menjadi pusat aktivitas masyarakat di zaman dulu di wilayah Temanggung.Situs candi Liyangan di temukan pada tahun 2008 oleh penambang pasir.pada saat itu terjadi krisis ekonomi sehingga menambang pasir digunakan sebagai alternatif pemulihan ekonomi. Pada tahun 2008 yang pertama di temukan adalah talud,Yoni,arca dan batu candi.Sayangnya arca-arca yang ditemukan tidak bisa kita lihat secara langsung di area situs tersebut karena sudah di amankan oleh kepala desa setempat untuk menghindari tangan-tangan jahil.
Situs Liyangan terdiri dari kawasan pertanian, perumahan dan peribadatan.Di temukan juga jalan bebatuan yang menghubungkan perumahan dengan kawasan pertanian.Terdapat temuan berupa mangkok dari cina,mata tombak,keris dan di temukan juga gandik,pipisan yang merupakan alat pengerus obat pada masa tersebut.bangunan candi banyak yang mengalami kerusakan di akibatkan letusan gunung Sindoro pada masa itu, memperkuat perpindahan Mataram kuno yang semula ada di Jawa Tengah berpindah ke Jawa Timur.Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihak Balai Arkeologi Yogyakarta, diperkirakan luas kawasan Situs Liyangan berukuran 2 hektar mengingat banyak peninggalan yang masih terkubur. Situs Liyangan masih sangat dimungkinkan lebih luas lagi dari hasil surver.
Dari harnaz,mytrip.com
Situs Liyangan dapat juga diakses dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi, tersedia tempat parkir yang cukup luas di sekitar situs. Sementara itu, untuk pengunjung yang menggunakan angkutan umum, dapat menggunakan berbagai moda transportasi seperti bus atau ojek di wilayah setempat.Disarankan untuk mengunjungi situs Liyangan pada waktu pagi hari atau sore hari,terutama bagi mereka yang ingin menghindari cuaca yang panas. Biasanya pada waktu-waktu tersebut,suhu udara lebih nyaman sehingga pengalaman berkunjung menjadi lebih menyenangkan.