Suparno
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Rumah Radakng Pontianak terletak di Jalan Sutan Syahrir, Kota Pontianak , Kalimantan Barat.Rumah Radakng merupakan salah satu rumah adat terbesar di Indonesia.Terletak di lingkungan budaya Kota Pontianak , Rumah radakng merupakan rumah ada yang mewakili suku Dayak Kanaytn Kalimantan, Warna utama rumah radakng Pontianak adalah merah, hal ini juga terlihat pada seluruh ukiran pada bangunannya.Tiang-tiang Rumah Radakng berdiri kokoh dan lurus menopang bangunan megah ini.Bagian depan rumah radakng terdapat hiasan burung enggang sebagai simbol masyarakat Dayak .Tangga kayu berukuran besar dengan 42 anak tangga menjadi hiasan lain yang tetap menjaga identitas keluarga dayak, masyarakat Dayak Kalimantan.Rumah radakng di Kota Pontianak merupakan Rumah Adat terbesar di Indonesia yang mampu menampung lebih dari 600 orang.Rumah radakng, Rumah Dayak terbesar di Kalimantan, menjadi tujuan wisatawan yang ingin melihat Rumah Dayak sebagai salah satu suku yang terkenal di Kalimantan. Sebenarnya merupakan pusat kebudayaan suku Dayak , Rumah radakng menawarkan nilai filosofis tersendiri yang menjelaskan betapa indahnya kebudayaan Dayak di Kalimantan.Rumah radakng ini telah menjadi identitas sosial dan budaya masyarakat Dayak.Tangga pada umumnya diukir dari kayu gelondongan dan mempunyai bentuk yang mirip dengan tangga.Namun rata-rata tren masih menunjukkan bentuk massa angin.Itu dibuat dengan kurva langkah ganjil.Levelnya berkisar dari 5 hingga 13, dan terdaftar sebagai level tertinggi di Bethan House.Proses ini disebabkan oleh kondisi tanah yang tidak seragam.Oleh karena itu ruangan yang dibangun diatas lantai harus mempunyai tangga yang lebih tinggi, sejajar dengan lantai ruangan.Tren jumlah anak tangga ganjil sebesar mempunyai arti.Menurut kepercayaan masyarakat Dayak , angka genap tidak baik bagi kehidupan.Pegangan tangan di sisi kiri dan kanan tangga juga diperlukan untuk memberikan rasa aman bagi tamu dan penghuni saat masuk dan keluar.
Aktifitas Adat Budaya Suku Dayak Kalimantan Barat
Kegiatan kebudayaan tradisional merupakan bagian dari kebudayaan dan titik sentral dari keseluruhan struktur kehidupan manusia. Tidak ada orang yang hidup di luar budaya. Sebab kebudayaanlah yang memberi nilai dan makna bagi kehidupan manusia. Seluruh tatanan kehidupan manusia dan Masyarakat dibangun di atas landasan kebudayaan.Saat ini kegiatan budaya Dayak banyak dilakukan di perkotaan, khususnya di Pontianak Kalimantan Barat. Kebudayaan masyarakat Dayak yang tinggal di Pulau Kalimantan merupakan salah satu nilai budaya lokal. Sebagai salah satu suku bangsa yang sangat terkenal di Kalimantan, budaya Dayak mudah dikenali. Salah satunya adalah Rumah Radakng, rumah adat Dayak.Pelaksanaan Gawai Dayak meliputi kegiatan berdoa Pertunjukan seni dengan kostum adat, tari tradisional dengan kostum adat, dan lagu pengiring dalam bahasa dan alat musik Dayak dipersiapkan terlebih dahulu untuk pertunjukan . Acara gawai biasanya menampilkan permainan tradisional. Permainan ini merupakan kesenian tradisional yang telah dipraktekkan sebelumnya pada masyarakat Dayak tahun . Kegiatan kebudayaan Dayak yang dilaksanakan di Rumah radakng ini merupakan wadah untuk mempererat persatuan dan kesatuan adat istiadat masyarakat Dayak. Selain itu, gawai tersebut merupakan ungkapan rasa syukur kepadaJubata (Tuhan) atas rezeki dan perlindungannya.
Saat ini Rumah radakng sangat aktif dan menyediakan lokasi untuk seluruh kegiatan seni dan budaya masyarakat Dayak. Gawai, salah satu acara besar masyarakat Dayak di kota Pontianak, juga selalu diadakan di rumah radakng . Dengan demikian, Rumah radakng menjadi simbol masyarakat Dayak kota Pontianak. Penggambaran aktivitas budaya Dayak hanya bisa disaksikan pada Pekan Dayak Gawai. Mengenakan kostum tradisional dan mengikuti upacara merupakan salah satu bentuk pengenalan adat budaya Dayak. Selain itu,lagu bahasa, tarian, pakaian adat, musik, serta pemilihan bujangan dan bidadari Dayak merupakan kegiatan budaya yang biasa digelar di Rumah radakng Pontianak.Pada hakikatnya identitas suku merupakan sumber penjajakan cara hidup untuk membangun hubungan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap kebudayaan ada dan muncul untuk kepentingan tujuan dan kebijakan masing-masing, berdasarkan ikatan kesatuan, menjaga hubungan antara manusia dan alam di mana mereka tinggal. Oleh karena itu, kebiasaan-kebiasaan yang muncul merupakan bentuk adaptasi manusia terhadap perubahan-perubahan yang terus-menerus terjadi pada alam, kehidupan sosial, dan masyarakat.
