Peran Guru Dalam Membangun Motivasi Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar
Gambar 1. Peran guru dalam membangun motivasi belajar
Pembahasan
Motivasi Belajar
Motivasi belajar merupakan hal yang sangat penting dalam mempengaruhi keberhasilan akademik peserta didik di sekolah dasar. Karena dengan adanya motivasi belajar akan membuat peserta didik menjadi lebih percaya diri. Motivasi yang tinggi dapat mendorong peserta didik untuk lebih semangat dan aktif terlibat di dalam proses pembelajaran.
Motivasi belajar adalah dorongan kuat dari dalam diri (intrinsik) atau luar (ekstrinsik) seseorang untuk melakukan kegiatan belajar, menimbulkan semangat, dan mengarahkan aktivitas belajar agar tujuan pendidikan seperti pemahaman materi atau pencapaian prestasi dapat tercapai secara optimal, dengan ciri-ciri seperti ketekunan, minat tinggi, dan tanggung jawab. Motivasi belajar peserta didik adalah salah satu faktor yang ada di dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun macam-macam motivasi belajar seperti berikut:
Motivasi intrinsik
Motivasi inrinsik ini berasal dari dalam dirinya sendiri yang berkaitan dengan minat dan rasa ingin tahu dalam belajar. Peserta didik yang memiliki motivasi intrinsik dapat dilihat dari aktivitasnya dalam proses belajar, seperti mereka belajar dengan rajin untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.
Menurut sardiman dalam bukunya bahwa motivasi intrinsik akan mendorong peserta didik untuk menjadi terpelajar, cerdas,dan mahir dalam bidang tertentu karena tanpa pengalaman, pendidikan tidaka akan berhasil. Jadi, dapat disimpulkan bahwa motivasi intrinsik adalah dorongan dalam diri untuk mencapai tujuan yang diinginkan tanpa adanya dorongan dari luar.
Motivasi Ekstrinsik
Motivasi ekstrinsik ini merupakan kebalikannya dari motivasi intrinsik. Dimana motivasi ekstrinsik adalah faktor dari luar individu dan biasanya berkaitan dengan penghargaan atau pengakuan yang diterima dari orang lain. Menurut Gunarsa motivasi ekstrinsik adalah segala sesuatu yang diperoleh melalui diri sendiri atau melalu saran, nasehat atau dorongan dari orang lain.
Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik sekolah dasar :
Tujuan: peserta didik yang memiliki tujuan jelas cenderung akan lebih termotivasi untuk belajar.
Lingkungan: lingkungan yang kondusif, keluarga dan teman yang mendukung sera kondisi fisik yang baik dapat mempengaruhi motivasi belajar.
Metode pengajaran: menggunakan metode pengajaran yang menarik untuk meningkatkan minat dan motivasi peserta didik.
Penghargaan: penghargaan yang di dapat atas usaha yang sudah peserta didik tersebut lakukan.
Hubungan dengan Guru: hubungan yang baik dengan guru dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Peran Guru dalam meningkatkan motivasi belajar
Guru memiliki peran penting dalam membangun atau meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Guru memiliki peran untuk dapat mendorong peserta didik agar mereka memiliki motivasi yang lebih besar dan lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dimana pada saat pembelajaran dikelas guru harus memiliki kemampuan untuk membuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan damai agar peserta didik dapat fokus. Peran guru dalam membangun motivasi peserta didik dapat membuat situasi kelas menjadi kondusif. Berikut merupakan peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar:
Memilih meotde pembelajran yang tepat
Guru kelas selain memiliki tanggung jawab mengajar juga diwajibkan untuk memilik atau menentukan metode pembelajaran yang paling cocok bagi peserta didik. Metode pembelajaran merupakan strategi yang digunakan guru dalam melangsungkan rencana pembelajaran secara nyata dan berkelanjutan (Wedi, 2016). Metode pembelajaran memiliki fungsi sebagai alat motivasi, strategi belajar, dan alat untuk mencapai tujuan.
Memanfaatkan teknologi canggih
Pada saat proses pembelajaran guru dituntut untuk melakukan berbagai hal yang dilakukan agar mencapai tujuan yang diinginkan. Contohnya : pada saat pembelajaran simulasi gunung berapi di buku paket guru menggunakan teknologi canggih, seperti menggunakan VR (Virtual Reality).
Memahami karakteristik peserta didik
Guru memerlukan kemampuan dalam memahami karakteristik peserta didik. Mengingat peserta didik memiliki latarbelakang dan karakterisik yang berbeda. Latar belakang yang berbeda dan unik mampu mempengaruhi motivasi belajar mereka. Oleh karena itu, guru harus memahami apa yang terjadi pada setiap peserta didik agar dapat menilai dan menganalisis hasil peserta didik sesuai dengan masalah yang mereka hadapi (Diana ayu 2022).
Cara Memotivasi Peserta Didik
Berikut merupakan cara yang dapat digunakan oleh guru untuk memotivasi peserta didik:
Menciptakan Lingkungan Belajar yang Positif
Guru yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara:
Mendekorasi kelas dengan sesuatu yang menarik, seperti menggunakan poster, karya siswa, dan dekorasi warna-warni untuk membuat suasana menjadi lebih ceria dan menyenangkan.
Membuat susunan tempat duduk agar peserta didik dapat berinteraksi dengan mudah dan nyaman.
Menggunakan Metode pembelajaran yang bervariasi dan interaktif
Penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi dan interaktif mampu meningkatkan motivasi belajar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara:
Pada saat proses belajar mengajar guru dapat menggunakan permainaan yang relevan dengan materi Pelajaran agar belajar lebih menyenangkan dan asik.
Memberikan Penghargaan dan Pengakuan
Guru dapat memberikan penghargaan dan pengakuan atas pencapaian yang sudah dicapai oleh peserta didik agar dapat memotivasi untuk terus berusaha dan belajar. Memberikan penghargaan dapat membantu peserta didik merasa lebih dihargai dan juga dapat menciptakan rasa percaya diri peserta didik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan:
Memberikan sertifikat atau pujian pada saat pembelajaran dikelas untuk siswa yang sudah berusaha.
Menggunakan sistem poin atau bintang untuk mengakui usaha peserta didik.
Pengkaitan materi pembelajaran dengan kehidupan
Guru dapat membuat materi pembelajaran yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar peserta didik lebih mudah paham dan pembelajaran lebih relevan dengan kehidupannya. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara:
Menggunakan contoh yang sesuai dan relevan dengan kehidupan peserta didik sehari-hari.
Orang tua harus dilibatkan dalam proses pembelajaran
Guru juga dapat melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran. Agar proses belajar mengajar berjalan dengan lancar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara:
Menjaga komunikasi yang rutin dan baik dengan orang tua peserta didik.
Mengadakan kegiatan yang melibatkan orang tua didalamnya.
Kesimpulan
Motivasi belajar, baik yang berasal dari dalam diri (intrinsik) maupun luar (ekstrinsik) yang merupakan sebuah kunci keberhasilan akademik siswa sekolah dasar. Untuk meningkatkan motivasi tersebut, guru perlu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, menggunakan metode pengajaran berbasis teknologi yang bervariatif, serta menjalin kerja sama dengan orang tua. Dengan motivasi yang kuat, siswa akan lebih percaya diri, aktif, dan lebih mudah mencapai tujuan pembelajarannya.
Daftar Pustaka
Wardah, H., & Maknun, L. L. (2024). Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 4(4), 267-276. DOI: https://doi.org/10.37081/jipdas.v4i4.2012
Ramadhani, D. A., & Muhroji, M. (2022). Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4855-4861. DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2960
Kurniawan, R., & Aryani, Z. (2024). Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Insan Cita Pendidikan, 3(1), 1-10.
Cendana, W., & Siswanto, E. (2022). Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Melalui Pemberian Apresiasi Secara Sinkronus. Cendekiawan, 4(1), 43-49. DOI: https://doi.org/10.35438/cendekiawan.v4i1.252